Trump Akan Menggandakan Tarif Impor Tiongkok di Tengah Meningkatnya Ketegangan Perdagangan

Beranda / Buletin Kami / Trump Akan Menggandakan Tarif Impor Tiongkok di Tengah Meningkatnya Ketegangan Perdagangan

Daftar Isi

Tanyakan Layanan 3PL

Trump akan menggandakan tarif impor Tiongkok di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan logo logistik

Baca buletin di LinkedIn

Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan rencana untuk memberlakukan tambahan 100% tarif pada barang-barang impor dari China mulai bulan depan, yang memper intensified gesekan perdagangan antara kedua negara.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut melalui unggahan media sosial, menambahkan bahwa Washington juga akan memberlakukan kontrol ekspor pada perangkat lunak penting. Langkah ini menyusul keputusan Beijing awal pekan ini untuk memperketat aturan ekspor mineral tanah jarang.

Pasar bereaksi tajam terhadap pernyataannya. Indeks S&P 500 ditutup turun 2.7%, menandai penurunan tertajam sejak April.

Pengaruh Strategis Tiongkok atas Tanah Jarang

Tiongkok tetap menjadi produsen global dominan untuk unsur tanah jarang dan material penting lainnya yang digunakan dalam mobil, ponsel pintar, dan berbagai produk lainnya. Ketika Beijing terakhir kali memperketat kontrol ekspor tanah jarangnya — sebagai respons terhadap kenaikan tarif AS sebelumnya — banyak perusahaan Amerika yang bergantung pada sumber daya ini menyuarakan kekhawatiran yang kuat. Produsen mobil Ford bahkan terpaksa menghentikan sementara produksi di salah satu fasilitasnya.

Bersamaan dengan aturan ekspor baru, Tiongkok telah meluncurkan investigasi antimonopoli terhadap produsen cip AS, Qualcomm, sebuah langkah yang dapat menunda akuisisi perusahaan semikonduktor lain. Meskipun berkantor pusat di AS, Qualcomm menjalankan sebagian besar bisnisnya di Tiongkok.

Beijing juga mengumumkan akan mengenakan biaya pelabuhan baru pada kapal-kapal yang terkait dengan Amerika Serikat, termasuk kapal-kapal yang dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan Amerika.

Gencatan Senjata Perdagangan di Bawah Tekanan

AS dan China telah mempertahankan hubungan perdagangan yang rapuh sejak Mei, ketika kedua pihak sepakat untuk menghapus tarif tiga digit yang telah menyebabkan perdagangan bilateral hampir menemui jalan buntu. Terlepas dari kesepakatan itu, tarif AS terhadap barang-barang Tiongkok tetap 30% lebih tinggi daripada di awal tahun, sementara tarif Tiongkok terhadap produk AS telah meningkat sebesar 10%.

Tanah Jarang sebagai Senjata Strategis

Dalam negosiasi-negosiasi sebelumnya, Tiongkok telah mendorong pelonggaran pembatasan AS terhadap semikonduktor dan kebijakan tarif yang lebih terprediksi untuk membantu perusahaan-perusahaan Tiongkok beroperasi lebih leluasa di pasar Amerika. Xi Jinping sering memanfaatkan dominasi Tiongkok dalam industri tanah jarang dalam perundingan-perundingan ini.

Aturan ekspor minggu ini melangkah lebih jauh, menargetkan kontraktor pertahanan luar negeri — sebuah peningkatan yang signifikan, menurut Gracelin Baskaran, direktur Program Keamanan Mineral Kritis di Pusat Studi Strategis dan Internasional di Washington.

Dampak Riak pada Logistik Global dan E-commerce

Kenaikan tarif dan pembatasan ekspor diperkirakan akan berdampak pada jaringan logistik global dan sektor e-commerce, yang keduanya sangat bergantung pada kelancaran arus barang dan komponen lintas batas. Peningkatan tarif dapat memperlambat volume pengiriman, dan mendorong kenaikan biaya. pengangkutan biaya, dan menyebabkan pengalihan rute secara tiba-tiba menyediakan rantai pasokan karena perusahaan berupaya menghindari paparan tarif.

Platform e-commerce—yang banyak di antaranya mengandalkan produsen Tiongkok untuk barang elektronik, fesyen, dan barang konsumsi—dapat menghadapi waktu pengiriman yang lebih lama, harga produk yang lebih tinggi, dan kekurangan stok selama musim liburan. Pusat logistik di Asia Tenggara dan Eropa kemungkinan akan mengalami kemacetan karena bisnis mencari rute pengadaan alternatif.

Analis industri menyarankan beberapa strategi untuk mengurangi gangguan:

  • Diversifikasi sumberBisnis dapat mengurangi ketergantungan pada China dengan mengalihkan sebagian dari supply chain ke pusat manufaktur lainnya seperti Vietnam, India, atau Meksiko.
  • Membangun inventaris buffer: Meningkat persediaan keselamatan Tingkat cadangan, terutama untuk produk dengan permintaan tinggi, dapat membantu mengurangi dampak penundaan mendadak.
  • penggunaan gudang berikat dan zona perdagangan bebas: Memanfaatkan zona perdagangan luar negeri dan penyimpanan berikat memungkinkan perusahaan untuk menunda pembayaran tarif dan mengalihkan barang secara lebih fleksibel.
  • Meningkatkan visibilitas rantai pasokan:Berinvestasi dalam alat digital untuk pelacakan waktu nyata dan pemodelan skenario dapat membantu perusahaan merespons perubahan kebijakan dengan cepat.
  • Berkolaborasi dengan mitra logistik sejak dini: Perusahaan pengiriman barang dan logistik pihak ketiga Perusahaan dapat membantu mengidentifikasi alternatif pengiriman. jalur atau moda transportasi, termasuk kereta api dan angkutan udara, untuk melewati titik-titik kemacetan.

Pembicaraan Masih Mungkin

Meskipun pertemuan Trump–Xi kini tampak tidak pasti, Baskaran mencatat bahwa hal itu belum sepenuhnya dikesampingkan. Peraturan baru Tiongkok baru akan berlaku pada bulan Desember, sehingga masih ada waktu untuk diplomasi.

Bergabunglah dengan Tim Pengemudi Truk CDL A Kami (Beranda Setiap Hari)!

Siap untuk memajukan karier Anda? Kami mencari pengemudi CDL A yang berpengalaman untuk bergabung dengan tim 3PL kami yang sedang berkembang! Gaji yang kompetitif, tunjangan yang sangat baik, dan rute yang bagus. Daftar sekarang!